Miliarder Terkaya Sebut Produk Palsu Lebih Baik


Alasannya adalah...
Dream.co.id - Produk palsu marak ditemukan di pasar. Barang palsu alias KW ini dilirik masyarakat yang ingin tampil gaya, tapi dana terbatas.
Bahkan, produk palsu ini disebut-sebut lebih baik daripada produk asli oleh pendiri Alibaba, Jack Ma.
Ma mengatakan merek-merek terkenal dunia melirik Tiongkok untuk basis produksi. Harapannya, mereka bisa menekan ongkos produksi dan memperbesar marjin. Namun, produsen barang KW lebih memilih menggunakan internet untuk menjual produknya.
"Masalahnya itu sekarang produk palsu punya kualitas dan harga yang lebih baik daripada produk asli," kata Ma dilansir dari Shanghaiist, Kamis 16 Juni 2016.
Ma pun menyebut produk KW ini menjadi model bisnis baru. "Bukan produk palsu yang merusak (pasar) mereka (barang asli). Ini bisnis model bisnis baru," kata dia.
Memang, lebih dari 40 persen barang yang dijual di Tiongkok adalah barang palsu atau barang yang berkualitas rendah.
Pernyataan Ma ini disayangkan oleh pengamat perdagangan elektronik. Direktur China E-commerce Research, Cao Lei, mengatakan Ma tidak sepantasnya mengeneralisasi produk KW.
"Untuk beberapa kasus, apa yang dikatakan Ma itu benar. Tapi, salah kalau dia mengeneralisasi fenomena ini," kata Cao.
Sekadar informasi, Ma mengatakan Alibaba bersih-bersih situs penjualannya dari penjualan produk palsu. Tahun lalu, dibantu dengan polisi, Alibaba menangkap 300 penjual barang KW dari situsnya.
Di saat yang bersamaan, Ma menolak penyelesaian kasus sengketa yang dilayangkan oleh Kering SA, perwakilan brand-brand kelas dunia, seperti Gucci dan Yves Saint Laurent. Mereka menuduh Alibaba menutup mata terhadap penjualan produk palsu di situs mereka. Alasannya, Ma lebih menyukai kehilangan uang daripada kehilangan martabat dan kehormatan. Hal ini juga menunjukkan Ma tak mau kehilangan semua barang yang berkualitas unggul.
0 Komentar untuk "Miliarder Terkaya Sebut Produk Palsu Lebih Baik"

Kebijakan Berkomentar :
1. Berkomentarlah Yang Sopan
2. Dilarang Menyinggung Perasaan Atau Profokatif
3. Dilarang Komentar dengan Menyantumkan Link Langsung Tanpa Seizin Admin
4. Dilarang Promosi / Menyebar Situs Pornografi, Judi, Dll
5. Terimakasih Sudah Berkomentar di MIKIRBISNIS


Hormat Kami


Mikirbisnis

Back To Top